Tips Susun Kurikulum OBE, PL, dan CPL Prodi Akuntansi yang Tepat dan Relevan
27 Mar 2026
27 Mar 2026
Perbankan syariah menjalankan fungsi intermediasi keuangan berdasarkan prinsip-prinsip Islam: bebas riba, berbasis bagi hasil dan jual beli, berprinsip keadilan dan kemaslahatan. Bankir syariah yang kompeten tidak hanya memahami produk-produk perbankan Islam (mudharabah, musyarakah, murabahah, ijarah), tetapi juga mampu menganalisis kelayakan pembiayaan, mengelola risiko perbankan syariah, memastikan kepatuhan syariah dalam setiap transaksi, dan memberikan layanan prima kepada nasabah. Di Indonesia sebagai hub keuangan syariah Asia Tenggara, bankir syariah yang kompeten sangat strategis.
Outcome-Based Education (OBE) memastikan kurikulum Prodi Perbankan Syariah dirancang dari kompetensi yang benar-benar dibutuhkan bank syariah, BPRS, fintech syariah, OJK, dan lembaga yang membutuhkan bankir syariah yang kompeten.
Islamic fintech dan digital banking syariah, green sukuk dan sustainable Islamic finance, waqf banking dan social impact finance, regulatory technology untuk kepatuhan syariah, serta Islamic treasury dan capital market operations adalah kompetensi bankir syariah modern. Permendiktisaintek No. 39 Tahun 2025 mendorong kurikulum yang selaras dengan kebutuhan industri perbankan syariah Indonesia yang kompetitif dan berdaya saing global.
Berdasarkan buku Sukses Susun Kurikulum Outcome Based Education (OBE) dengan Rumusan Profil Lulusan (PL) dan Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (CPL Prodi) yang Tepat dari SEVIMA, PL menjawab peran profesional lulusan. Contoh PL: Account Officer di bank syariah yang mengelola pembiayaan korporasi dan UMKM; Sharia Compliance Officer yang memastikan kepatuhan operasional bank terhadap fatwa DSN-MUI; Risk Management Officer yang mengidentifikasi dan memitigasi risiko perbankan syariah; serta Digital Banking Product Manager yang mengembangkan produk perbankan digital berbasis syariah.
CPL harus menyelaraskan SN-Dikti, KKNI Level 6, dan standar dari OJK dan DSN-MUI. Contoh CPL: Mampu menganalisis kelayakan pembiayaan syariah menggunakan analisis 5C yang komprehensif dan mempertimbangkan aspek kepatuhan akad syariah yang relevan, merancang dan mengevaluasi produk pembiayaan syariah yang sesuai kebutuhan nasabah dengan menggunakan akad yang tepat (mudharabah, musyarakah, murabahah, ijarah) dan memenuhi prinsip syariah, mengidentifikasi dan mengevaluasi risiko-risiko spesifik perbankan syariah (risiko displaced commercial risk, rate of return risk, equity investment risk) dan merancang strategi mitigasi yang efektif, serta memastikan kepatuhan setiap transaksi dan operasional bank terhadap fatwa DSN-MUI dan regulasi OJK yang berlaku.
Libatkan bank syariah, BPRS, OJK, DSN-MUI, dan komunitas bankir syariah dalam validasi PL dan CPL. Rancang magang terstruktur di bank syariah dan proyek analisis pembiayaan sebagai jalur CPL. Integrasikan kompetensi Islamic banking products knowledge, credit analysis for sharia finance, dan sharia compliance audit dalam CPL. Masukkan Islamic fintech platforms dan digital sharia banking tools sebagai kompetensi masa depan. Evaluasi CQI berkala sesuai perkembangan regulasi OJK perbankan syariah Indonesia.
Prodi Perbankan Syariah yang mengimplementasikan OBE dengan PL dan CPL yang tepat menghasilkan bankir yang tidak hanya kompeten secara teknis perbankan, tetapi juga memiliki integritas syariah yang kuat dan visi untuk membangun ekosistem keuangan Islam Indonesia yang tidak hanya besar secara aset, tetapi benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat dan menjadi model bagi dunia Muslim global. Dari pengalaman SEVIMA mendampingi lebih dari 1.200 perguruan tinggi, program perbankan syariah dengan OBE yang solid menghasilkan lulusan yang kompetitif di industri keuangan syariah nasional.
Bagaimana praktik lebih detil penyusunan Kurikulum OBE dan Profilnya, Buku “Sukses Susun Kurikulum Outcome Based Education (OBE) dengan Rumusan Profil Lulusan (PL) dan Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (CPL Prodi) yang Tepat” dari SEVIMA sangat direkomendasikan karena menjawab tantangan mendesak yang dihadapi perguruan tinggi di Indonesia: ketidakselarasan antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja. Dengan pendekatan “backward design” yang dimulai dari analisis kebutuhan pemangku kepentingan (mahasiswa, alumni, dan pengguna lulusan). Buku ini memberikan solusi konkret dan terstruktur untuk mengubah perguruan tinggi dari “pencetak pengangguran terdidik” menjadi penghasil lulusan yang kompeten dan relevan. Panduan praktis yang disertakan, mulai dari checklist, template, hingga tahapan implementasi memudahkan perguruan tinggi untuk langsung mengaplikasikan konsep OBE tanpa harus memulai dari nol. Yuk, download sekarang, GRATIS di: sevima.com/ebook
Diposting Oleh:
ilhamfe45465277
Tags:
SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform, segera jadwalkan konsultasi di: Kontak Kami