Kontak Kami

Berita

Tips Susun Kurikulum OBE, PL, dan CPL Prodi Teknik Geodesi yang Tepat dan Relevan

06 Apr 2026

Teknik Geodesi mengkaji pengukuran, pemetaan, dan pemantauan permukaan bumi secara akurat menggunakan berbagai teknologi: survei terestrial, GNSS, fotogrametri, penginderaan jauh, dan pemetaan bawah laut. Geodetic engineer yang kompeten tidak hanya bisa mengoperasikan total station, tetapi mampu merancang dan melaksanakan survei pengukuran yang presisi untuk berbagai keperluan, mengolah dan menganalisis data geodetik yang kompleks, mengelola sistem informasi geografis yang besar, menggunakan teknologi terkini seperti drone dan LiDAR untuk pemetaan, dan berkontribusi pada penyediaan data spasial yang akurat untuk pembangunan Indonesia. Di Indonesia yang membutuhkan peta dasar yang akurat dan terkini, geodetic engineer yang kompeten sangat strategis.

Outcome-Based Education (OBE) memastikan kurikulum Prodi Teknik Geodesi dirancang dari kompetensi yang benar-benar dibutuhkan BIG, BPN, PUPR, dan lembaga yang membutuhkan geodetic engineer yang kompeten.

Mengapa Prodi Teknik Geodesi Perlu OBE?

UAV/drone mapping dan photogrammetric processing, mobile LiDAR dan point cloud analysis, satellite altimetry dan InSAR deformation monitoring, indoor mapping dan BIM-GIS integration, serta geospatial AI dan automated feature extraction adalah kompetensi geodetic engineer modern. Permendiktisaintek No. 39 Tahun 2025 mendorong kurikulum yang selaras dengan kebutuhan penyediaan informasi geospasial Indonesia yang akurat, terkini, dan dapat diakses.

Merumuskan PL Prodi Teknik Geodesi

Berdasarkan buku Sukses Susun Kurikulum Outcome Based Education (OBE) dari SEVIMA, PL menjawab peran profesional lulusan. Contoh PL: Survey Engineer di perusahaan konsultan yang melaksanakan survei pengukuran untuk konstruksi dan cadastral; Geospatial Analyst di BIG yang mengolah dan menganalisis data geospasial; Land Administration Specialist di BPN yang mengelola pendaftaran dan administrasi tanah; serta Remote Sensing Specialist yang mengolah data citra satelit dan drone.

Menyusun CPL Prodi Teknik Geodesi

CPL harus menyelaraskan SN-Dikti, KKNI Level 6, standar PII, dan regulasi BIG Indonesia. Contoh CPL: Mampu melaksanakan survei pengukuran terestrial menggunakan total station, waterpass, dan GNSS yang menghasilkan data koordinat dan ketinggian yang memenuhi standar ketelitian yang dipersyaratkan, mengolah dan menganalisis data geodetik (GPS, leveling, total station) menggunakan software geodetik yang menghasilkan koordinat dan model teresterial yang akurat sesuai sistem referensi yang berlaku, membuat peta topografi dan peta tematik menggunakan data survei dan penginderaan jauh menggunakan software GIS dan kartografi yang menghasilkan peta yang akurat, informatif, dan memenuhi standar kartografi nasional, serta mengolah data penginderaan jauh (citra satelit, foto udara, LiDAR) menggunakan software pengolahan citra yang menghasilkan informasi tutupan lahan, elevasi, dan perubahan permukaan yang akurat.

Tips Praktis OBE untuk Prodi Teknik Geodesi

Libatkan BIG, BPN, PUPR, perusahaan survei, PII, dan komunitas geodetic engineer Indonesia dalam validasi PL dan CPL. Rancang praktik survei lapangan dan pengolahan data terstruktur sebagai jalur CPL. Integrasikan kompetensi geodetic surveying, geospatial data processing, dan cartography dalam CPL. Masukkan drone photogrammetry dan LiDAR point cloud analysis sebagai kompetensi masa depan. Evaluasi CQI berkala sesuai perkembangan teknologi geodesi dan kebutuhan informasi geospasial Indonesia.

Geodetic Engineer yang Siap Petakan Indonesia dengan Akurasi dan Detail yang Mendukung Pembangunan dan Tata Kelola Wilayah

Prodi Teknik Geodesi yang mengimplementasikan OBE dengan PL dan CPL yang tepat menghasilkan geodetic engineer yang tidak hanya kompeten dalam pengukuran dan pemetaan, tetapi juga memiliki ketelitian yang tidak bisa dikompromikan karena kesalahan pengukuran berdampak langsung pada keputusan konstruksi dan administrasi tanah yang menyentuh hak jutaan warga, kepuasan tersendiri dalam merepresentasikan permukaan bumi secara akurat, dan kesadaran bahwa peta yang baik adalah fondasi perencanaan yang baik. Dari pengalaman SEVIMA mendampingi lebih dari 1.200 perguruan tinggi, program teknik geodesi dengan OBE yang solid menghasilkan lulusan yang kompetitif di ekosistem geospasial nasional.


Bagaimana praktik lebih detil penyusunan Kurikulum OBE dan Profilnya, Buku “Sukses Susun Kurikulum Outcome Based Education (OBE) dengan Rumusan Profil Lulusan (PL) dan Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (CPL Prodi) yang Tepat” dari SEVIMA sangat direkomendasikan karena menjawab tantangan mendesak yang dihadapi perguruan tinggi di Indonesia: ketidakselarasan antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja. Dengan pendekatan “backward design” yang dimulai dari analisis kebutuhan pemangku kepentingan (mahasiswa, alumni, dan pengguna lulusan). Buku ini memberikan solusi konkret dan terstruktur untuk mengubah perguruan tinggi dari “pencetak pengangguran terdidik” menjadi penghasil lulusan yang kompeten dan relevan. Panduan praktis yang disertakan, mulai dari checklist, template, hingga tahapan implementasi memudahkan perguruan tinggi untuk langsung mengaplikasikan konsep OBE tanpa harus memulai dari nol. Yuk, download sekarang, GRATIS di: sevima.com/ebook

Diposting Oleh:

ilhamfe45465277

Tags:

-

Mengenal SEVIMA

SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform, segera jadwalkan konsultasi di: Kontak Kami

Video Terbaru

[LIVE] Strategi Penyusunan Artikel Jurnal Bereputasi untuk Indeks SINTA | Webinar SEVIMA Sesi 3

Mari Diskusi