UNKAHA Lantik 22 Pejabat Struktural, Komitmen Junjung Nilai ITS KH Hadapi Tantangan Masa Depan
30 Apr 2026
30 Apr 2026
SEVIMA – Program Pascasarjana Universitas Sanata Dharma (USD) sukses menggelar acara Open House pada Jumat, 17 April 2026. Bertempat di Ruang Konferensi Raja Manggala, Gedung Manasa Graha Lantai 3, acara ini menjadi ajang bagi calon mahasiswa untuk mengenal lebih dalam ekosistem akademik di lingkungan Program Pascasarjana. Acara ini dihadiri oleh puluhan calon peminat dan pendaftar yang antusias. Menariknya, peserta tidak hanya datang dari kalangan internal alumni USD, tetapi juga menarik minat lulusan dari berbagai perguruan tinggi ternama lainnya, seperti ISI Surakarta, Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), dan UIN Sunan Kalijaga.
Kegiatan dibuka secara resmi dengan sambutan hangat dari Prof. Paulus Sarwoto, Ph.D. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan singkat mengenai profil program studi yang dikelola oleh Pascasarjana USD. Kaprodi S2 Kajian Bahasa Inggris, S2 Kajian Budaya dan S3 Kajian Budaya secara bergantian memberikan gambaran kurikulum, suasana perkuliahan dan prospek karir lulusan program studi. Selain pengenalan prodi, para peserta juga diperkenalkan dengan jajaran dosen pengampu mata kuliah di masing-masing prodi. Kehadiran para akademisi ini memberikan keyakinan bagi calon mahasiswa mengenai kualitas bimbingan yang akan mereka terima nantinya.
Sharing dan Inspirasi dari Alumni
Memasuki sesi talkshow, suasana menjadi lebih akrab dan inspiratif. Tiga alumni dari lintas jenjang hadir membagikan pengalaman nyata mereka selama menempuh studi di Program Pascasarjana, Universitas Sanata Dharma, masing-masing adalah Dr. Bambang Witjaksono, M.Sn, alumni S3 Kajian Budaya yang juga merupakan dosen FSRD ISI Yogyakarta dan Kurator Utama ARTJog; Dr. Nur Imroatus Sholikhah, M.Hum, alumni S2 Kajian Budaya dan Direktur PT. Neteraa Indonesia dan Dangin, S.Pd., M.Hum., alumni S2 Kajian Bahasa Inggris dan bekerja sebagai Kaprodi S1 PBI di Universitas Mercu Buana Yogyakarta.

Pak Bambang mengungkapkan bahwa bekal-bekal selama mengikuti perkuliahan di Kajian Budaya terutama dapat menjadi senjata untuk mengupas sesuatu yang lebih dalam, menjadi semacam pisau analisis yang jarang dipakai tetapi banyak dilakukan. Sedangkan bagi mbak Iim, panggilan akrab Dr. Nur Imroatus, yang menarik di Kajian Budaya terutama adalah hubungan antara dosen dan mahasiswa yang akrab dan setara menjadi modal awal bahwa berpikir kritis bisa berawal dari hal-hal yang egaliter. Cara berpikir kritis berikut apa yang akan dipakai menjadi gampang untuk diimajinasikan. Hal yang hampir senada juga ditambahkan oleh Mas Dangin bahwa tujuan pembelajaran di S2 Kajian Bahasa Inggris itu bukan cuma untuk mendorong agar cepat lulus, tetapi oleh dosen dirangkul dan diberikan arahan dan mapping pemikirannya.
Diskusi Interaktif dan Penutup
Berbagai pertanyaan mulai dari mekanisme pendaftaran, peluang beasiswa, hingga konsentrasi penelitian didiskusikan secara interaktif. Antusias peserta terlihat jelas saat sesi tanya jawab tersebut termasuk ketika MC menyebutkan promosi gratis pembelian formulir pendaftaran bagi peserta yang mengikuti open house dan potongan 50% uang kuliah untuk calon mahasiswa yang berasal dari alumni USD. Di akhir kegiatan, para pembicara talkshow yang juga alumni menitipkan beberapa pesan untuk peserta yang ingin berminat dan berkuliah di Pascasarjana, diantaranya untuk tidak takut dan percaya bahwa dengan berkuliah di Pascasarjana bisa mendapat banyak pengalaman yang baru dan berbeda, serta lulusannya pasti akan terpakai di berbagai macam bidang lintas disiplin ilmu.

Acara ditutup dengan sesi penyerahan kenang-kenangan kepada para narasumber sebagai bentuk apresiasi, diikuti dengan sesi foto bersama antara pimpinan pascasarjana, dosen, alumni, dan seluruh peserta. Dengan adanya Open House ini, diharapkan para calon pendaftar mendapatkan gambaran utuh untuk melanjutkan langkah akademik mereka di Program Pascasarjana, Universitas Sanata Dharma.
Sumber : usd.ac.id
Diposting Oleh:
Nazhelika SEVIMA
SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform, segera jadwalkan konsultasi di: Kontak Kami