Kontak Kami

Artikel | Berita

Membanggakan, Dosen Universitas Bina Darma Raih Dua Penghargaan Internasional dalam Hackathon AI

07 Mei 2026

SEVIMA – Dosen Universitas Bina Darma (UBD) kembali mencatat prestasi gemilang di kancah teknologi global.

Akhmad Khudri, M.Kom., dosen dari Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Sains dan Teknologi, berhasil membawa pulang dua penghargaan internasional dari kompetisi hackathon yang mengangkat solusi berbasis Artificial Intelligence (AI).

Kompetisi ini mempertemukan inovator dari berbagai belahan dunia untuk menciptakan solusi AI yang berdampak nyata pada tantangan kehidupan modern, sebuah pencapaian yang menegaskan kapasitas akademisi Indonesia di panggung teknologi internasional.

Penghargaan Pertama dari HealTech Innovators Hackathon

Penghargaan pertama diraih melalui proyek bernama SafeSpace di ajang HealTech Innovators Hackathon. Kompetisi ini digelar oleh komunitas teknologi global LA Hacks melalui platform Devpost, dan diikuti oleh 196 peserta dari berbagai negara pada periode 20 November 2025 hingga 30 Januari 2026.

SafeSpace berhasil menyabet Category Prize: AI for Healthcare.

Proyek ini merupakan platform digital yang memanfaatkan AI untuk memberikan ruang aman bagi pengguna dalam melaporkan tindakan perundungan (bullying), mengakses dukungan kesehatan mental, serta mendapatkan sumber daya bantuan secara cepat dan aman.

Solusi ini dirancang untuk menjawab kebutuhan akan layanan kesehatan mental yang inklusif dan mudah diakses secara digital.

Prestasi Kedua di LavaPunk Hackathon

Prestasi internasional kedua diraih melalui proyek Dev Arsenal dalam LavaPunk Hackathon.

Kompetisi ini diselenggarakan oleh komunitas teknologi Kismati melalui Devpost, dengan total partisipan mencapai 488 peserta internasional pada 25 Desember 2025 hingga 25 Januari 2026.

Dev Arsenal meraih IBM Premium Professional Certification sebagai bentuk pengakuan atas keunggulan teknisnya.

Platform ini menghadirkan rangkaian 12 alat terintegrasi yang menggabungkan pengembangan AI-asisted, verifikasi berbasis blockchain, serta kolaborasi real-time untuk meningkatkan produktivitas dan keamanan kerja para pengembang perangkat lunak di era digital.

Respons dan Komitmen Peneliti

Akhmad Khudri menyatakan bahwa keterlibatannya dalam kompetisi internasional merupakan bagian dari upaya terus-menerus untuk menghubungkan riset akademik dengan inovasi yang berguna bagi masyarakat luas.

“Berpartisipasi dalam ajang hackathon global menjadi cara kami menguji ide dan kemampuan teknologi di level internasional. Harapan kami, inovasi berbasis AI dan blockchain ini tidak hanya berhenti di kompetisi, tetapi terus dikembangkan menjadi solusi nyata yang bermanfaat luas,” ujar Akhmad.

Menurutnya, prestasi ini bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi juga menunjukkan bahwa sivitas akademika Universitas Bina Darma memiliki kapasitas bersaing di bidang teknologi dunia.

Kontribusi bagi Ekosistem Teknologi

Keberhasilan tersebut sekaligus menunjukkan kontribusi civitas akademika Universitas Bina Darma (UBD) dalam pengembangan teknologi di berbagai sektor.

Termasuk kesehatan digital, integrasi AI, blockchain, serta ekosistem pengembangan software modern.

Kedua proyek tersebut memberi sinyal kuat bahwa inovasi dari Indonesia memiliki relevansi global dan mampu menyumbangkan solusi praktis bagi tantangan nyata dunia digital saat ini.

Sumber: sumeks.disway.id

Diposting Oleh:

Yasmin SEVIMA

Tags:

-

Mengenal SEVIMA

SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform, segera jadwalkan konsultasi di: Kontak Kami

Video Terbaru

Langkah Universitas Ma’arif Lampung Menembus Reputasi Global lewat Riset dan Publikasi Scopus

Mari Diskusi