Kontak Kami

Artikel | Berita

STIPRAM Yogyakarta Cetak 99 Lulusan, Wajibkan Mahasiswa Magang ke Luar Negeri untuk Tembus Pasar Global

11 Mei 2026

SEVIMA –  Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo (STIPRAM) Yogyakarta kembali meluluskan 99 mahasiswa dalam Wisuda Periode XXI Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar, Kamis (16/4/2026). Wisuda kali ini mengusung tema Innovation, Sustainability, and Trust sebagai refleksi arah pengembangan pendidikan pariwisata yang adaptif terhadap perubahan global.

Ketua STIPRAM Yogyakarta, Suhendroyono, menjelaskan dari total lulusan tersebut terdiri atas 76 sarjana (S1), 21 magister (S2), dan 2 doktor (S3). Ia menegaskan pendidikan di STIPRAM tidak hanya berhenti pada aspek akademik, tetapi juga menekankan implementasi pengalaman di dunia nyata.

“Belajar dan pengalaman yang didapatkan harus bisa diimplementasikan untuk perjalanan saat ini dan ke depan. Kami ingin lulusan STIPRAM mampu berbicara di kancah internasional,” ungkapnya.

Menurutnya, STIPRAM menargetkan menjadi perguruan tinggi pariwisata terkemuka di Asia. Saat ini, untuk kategori perguruan tinggi swasta di Indonesia, STIPRAM telah berada pada posisi tertinggi di bidangnya.

Untuk memperkuat daya saing global, kampus terus memperluas kolaborasi dengan institusi luar negeri. Salah satu kebijakan unggulan adalah kewajiban bagi mahasiswa dan dosen untuk mengikuti program luar negeri minimal selama lima hari.

Program ini bertujuan memberikan pengalaman langsung terkait dinamika industri pariwisata internasional. “Kami ingin mahasiswa memahami situasi global secara nyata, bukan hanya dari teori di kelas,” kata Suhendroyono.

Wakil Ketua I Bidang Akademik STIPRAM, Dr. Moch Nur Syamsu, dalam laporan akademiknya menyampaikan bahwa dari total 99 lulusan, sebanyak 16 mahasiswa telah mengantongi sertifikasi internasional dari American Hotel and Lodging Educational Institute (AHLEI), yakni Certified Guest Service Professional (CGSP). Selain itu, STIPRAM juga bekerja sama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) guna memastikan lulusan memiliki sertifikasi kompetensi yang diakui secara profesional.

“Capaian ini menunjukkan komitmen institusi dalam meningkatkan kualitas lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki standar kompetensi global,” jelasnya.

Ia menambahkan, tema wisuda tahun ini mencerminkan nilai penting yang terus dikembangkan, yakni inovasi, keberlanjutan, dan kepercayaan. Nilai tersebut diharapkan menjadi fondasi lulusan dalam menghadapi tantangan industri pariwisata yang semakin kompleks.

Dalam kesempatan tersebut juga diumumkan kebijakan baru, yakni mulai tahun 2026 pelaksanaan wisuda akan dilakukan dua kali dalam setahun. Langkah ini diambil untuk meningkatkan efektivitas layanan akademik dan memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa dalam proses kelulusan.

“Dengan kebijakan ini, diharapkan proses pengukuhan kelulusan menjadi lebih terjadwal, efektif, dan responsif terhadap dinamika akademik,” lanjutnya.

Pihak kampus berharap para lulusan mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh untuk berkontribusi nyata dalam pengembangan pariwisata Indonesia, sekaligus bersaing di tingkat global.

Sumber: krjogja.com

Diposting Oleh:

Yasmin SEVIMA

Tags:

Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta

Mengenal SEVIMA

SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform, segera jadwalkan konsultasi di: Kontak Kami

Video Terbaru

Kampus Sudah Jalankan SPMI, Tapi Siapkah Saat AMI Minta Bukti?

Mari Diskusi