Kontak Kami

Artikel | Berita

Studi Tiru Pengelolaan Kemahasiswaan, Unila Boyong Jajaran Wakil Dekan Berdiskusi ke Untidar

23 Jun 2026

SEVIMA – Universitas Tidar menerima kunjungan dari Universitas Lampung dalam agenda diskusi dan berbagi praktik di Bidang Kemahasiswaan dan Tata Kelola Perguruan Tinggi, Rabu (10/6).

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Sunyono, M.Si. menyampaikan bahwa Untidar dipilih sebagai tujuan studi tiru karena dinilai berhasil membangun branding dan prestasi kemahasiswaan dalam waktu relatif singkat sejak berstatus perguruan tinggi negeri.

“Untidar mampu mensejajarkan diri dengan perguruan tinggi negeri yang usianya jauh lebih matang. Di bidang kemahasiswaan, kami melihat banyak capaian yang menarik untuk dipelajari dan diadaptasi,” ujarnya.

Ia menilai sejumlah program Untidar, termasuk pengelolaan PPK Ormawa, P2MW, serta berbagai kegiatan kemahasiswaan berskala nasional, menunjukkan kemampuan kampus dalam menangkap momentum program pemerintah dan mengembangkannya menjadi kegiatan yang berdampak bagi mahasiswa maupun masyarakat.

“Banyak inspirasi yang kami peroleh hari ini dan akan kami bawa untuk pengembangan kemahasiswaan di Unila,” tambahnya.

Prof. Sunyono juga mengungkapkan bahwa “silaturahmi” atau kerja sama antara Untidar dan Unila telah terjalin cukup lama. Hasil diskusi kali ini akan menjadi bahan tindak lanjut untuk memperkuat kolaborasi, baik dalam bidang kemahasiswaan maupun pengembangan program bersama di masa mendatang.

Dalam kesempatan ini, Prof. Suyono membawa para Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni dari seluruh fakultas di Unila.

Staf pendukung Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Untidar, Alifia Revan Prananda, S.Pd., M.Eng., menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan sesi berbagi pengalaman dan diskusi antarkampus untuk saling bertukar praktik baik dalam pengelolaan kemahasiswaan.

“Kegiatan ini lebih tepat disebut diskusi dan sharing session antarpenguruan tinggi. Kami saling belajar, baik Untidar dari Unila maupun sebaliknya,” ujarnya.

Dalam diskusi tersebut, kedua pihak membahas berbagai program kemahasiswaan, antara lain pengelolaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa), P2MW, tracer study, Sistem Informasi Capaian Mahasiswa (SIMKATMAWA), serta kebijakan akademik dan kemahasiswaan di tingkat universitas.

Ia menambahkan bahwa Untidar turut melibatkan unit-unit terkait untuk mempresentasikan capaian dan praktik pengelolaan program kepada rombongan Unila. Menurutnya, tantangan di bidang kemahasiswaan pada dasarnya serupa di banyak perguruan tinggi sehingga pertukaran pengalaman menjadi penting untuk peningkatan mutu.

“Harapannya, praktik baik yang sudah berjalan di masing-masing kampus dapat menjadi referensi dan diadaptasi sesuai kebutuhan,” katanya.

Kunjungan berlangsung di sela pelaksanaan EKKN #4 Untidar damun tidak mengurangi suasana hangat, akrab, dan produktif. Melalui kegiatan ini, kedua perguruan tinggi berharap dapat memperkuat jejaring kerja sama sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan akademik, kemahasiswaan, dan tata kelola perguruan tinggi secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan ini, Unila juga ikut serta dalam EKKN #4 dengan membawa 2 kelompok yaitu Betik Batik Lampung dan DDgifts.

Sumber: untidar.ac.id

Diposting Oleh:

Yasmin SEVIMA

Tags:

Universitas Tidar

Mengenal SEVIMA

SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform, segera jadwalkan konsultasi di: Kontak Kami

Video Terbaru

Kampus Sudah Jalankan SPMI, Tapi Siapkah Saat AMI Minta Bukti?

Mari Diskusi