Kunjungan Universitas Linggabuana PGRI Sukabumi
02 Okt 2026
07 Agu 2026
Sumber: uniska-bjm.ac.id
SEVIMA – Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin (UNISKA MAB) menggelar Workshop Penyusunan Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) dan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Berbasis Bahan Ajar pada Kamis (6/8/2026) di Auditorium Lantai 4 Kampus UNISKA Handil Bakti. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Prof. Imas Maesaroh, M.Lib., Ph.D., Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya, dengan dukungan SEVIMA sebagai mitra.
Workshop yang diselenggarakan oleh Lembaga Kajian Akademik dan Pengembangan Kurikulum (LKAK) tersebut diikuti oleh delegasi dari seluruh fakultas dan Pascasarjana UNISKA MAB, jajaran dekanat, ketua program studi, serta dosen di lingkungan UNISKA MAB. Kegiatan berlangsung sepanjang hari dengan materi penyusunan kurikulum OBE, praktik penyusunan RPS berbasis bahan ajar, dan diskusi bersama narasumber.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor I Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. Aam Gunawan, M.P., IPU., Wakil Rektor II Assoc. Prof. Galuh Nasrulloh Kartika Majangsari Rofam, S.Ag., M.Ag., serta Wakil Rektor IV Dr. Ilisa Fajriyati, S.I.A., M.M.
Ketua Pelaksana yang juga Ketua Lembaga Kajian Akademik dan Pengembangan Kurikulum (LKAK), Prof. Dr. Achmad Jaelani, S.Pt., M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa antusiasme dosen mengikuti workshop sangat tinggi hingga jumlah peserta melampaui target yang telah direncanakan.
“Dari sekitar 120 peserta yang kami undang, jumlah yang hadir bahkan melebihi kapasitas yang telah ditentukan. Antusiasme ini menunjukkan besarnya keinginan para dosen untuk memahami penyusunan kurikulum dan RPS berbasis OBE yang saat ini sangat relevan dengan kebutuhan akreditasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa implementasi kurikulum berbasis OBE kini menjadi salah satu persyaratan penting dalam instrumen akreditasi, khususnya bagi program studi yang menargetkan predikat unggul.
“Kami menghadirkan narasumber yang benar-benar memahami penyusunan kurikulum dan RPS berbasis OBE. Harapan kami, ilmu yang diperoleh hari ini dapat langsung diterapkan di setiap program studi di UNISKA MAB.” tambah beliau.
Prof. Achmad Jaelani juga berharap workshop tidak berhenti pada penyampaian materi semata, melainkan menghasilkan luaran nyata berupa penyusunan RPS oleh setiap dosen.
“Minimal setelah mengikuti workshop ini, setiap dosen mampu menyusun satu RPS untuk mata kuliah yang diampunya. Dengan begitu, kegiatan ini memiliki hasil yang dapat langsung dimanfaatkan dalam pengembangan pembelajaran.” tutup beliau.
Mewakili Rektor UNISKA MAB, Wakil Rektor I Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. Aam Gunawan, M.P., IPU. secara resmi membuka kegiatan workshop. Ia menyampaikan permohonan maaf dari Rektor yang berhalangan hadir karena menghadiri pertemuan bersama LLDIKTI Wilayah XI Kalimantan terkait persiapan pembukaan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan.
Dalam sambutannya, Prof. Aam menegaskan bahwa workshop ini merupakan bagian dari langkah strategis UNISKA MAB dalam melakukan pembaruan kurikulum secara menyeluruh.
“Pada tahun akademik baru 2026–2027 nanti kami menargetkan kurikulum baru berbasis Outcome-Based Education dapat diberlakukan di seluruh program studi di lingkungan UNISKA MAB.” ujar beliau.
Menurutnya, penyempurnaan kurikulum dilakukan berdasarkan berbagai masukan dari kementerian, stakeholder, serta kebutuhan internal universitas agar menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai perkembangan zaman.
Ia juga menjelaskan bahwa pengelolaan Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) akan dipusatkan melalui Lembaga Kajian Akademik dan Pengembangan Kurikulum agar dosen pengampu benar-benar sesuai dengan bidang keahliannya.
“Pembelajaran harus diberikan oleh dosen yang kompeten, disertai penerapan metode pembelajaran yang tepat, termasuk Project Based Learning, sehingga tujuan pendidikan nasional dapat tercapai.” kata beliau.
Selain itu, Prof. Aam menegaskan bahwa penerapan kurikulum OBE menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda karena merupakan salah satu persyaratan utama dalam akreditasi program studi.
“Akreditasi mensyaratkan seluruh program studi memiliki kurikulum dan RPS berbasis Outcome-Based Education. Bahkan sistem akademik yang kita gunakan juga harus mencerminkan implementasi kurikulum berbasis OBE.” tambah beliau.
Menutup sambutannya, Prof. Aam berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan workshop secara maksimal sehingga penyusunan dokumen kurikulum dan RPS di setiap program studi dapat segera diselesaikan.
“Dengan bimbingan Prof. Imas Maesaroh dan tim, kami berharap seluruh program studi mampu menyelesaikan kurikulum serta RPS berbasis OBE sebagai bekal meningkatkan mutu pendidikan dan akreditasi UNISKA MAB.” tutup beliau.
Workshop kemudian resmi dibuka dengan pembacaan basmalah dan dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai penyusunan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), praktik penyusunan RPS berbasis bahan ajar, serta sesi diskusi interaktif bersama peserta.
Diposting Oleh:
Yasmin SEVIMA
SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform, segera jadwalkan konsultasi di: Kontak Kami