Kontak Kami

Artikel | Berita

Prof. Fathul Wahid Bagikan Pengalaman Tata Kelola Perguruan Tinggi kepada Dosen Unmuh Babel

22 Sep 2026

Sumber: unmuhbabel.ac.id

SEVIMA – Usai memberikan materi kepada mahasiswa baru di Auditorium Sofyan Tsauri, Prof. Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D. melanjutkan agenda akademiknya dengan berbagi pengalaman dan gagasan bersama dosen di lingkungan Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (Unmuh Babel), Senin (21/9/2026), bertempat di Gedung Rusli Rachman yang mengangkat tema “Transformasi Tata Kelola dan Budaya Akademik Menuju Perguruan Tinggi Berdampak,” dan Dr. Ir. Fadillah Sabri, S.T., M.Eng., IPM., bertindak sebagai moderator yang memandu jalannya diskusi.

Pengalamannya sebagai Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) di Yogyakarta selama dua periode menjadi salah satu bekal dalam berbagi perspektif pada forum tersebut, khususnya terkait tata kelola, budaya akademik, serta tantangan yang dihadapi perguruan tinggi.

Berangkat dari pengalaman tersebut, Prof. Fathul mengajak sivitas akademika untuk melihat berbagai tantangan yang dihadapi perguruan tinggi secara kontekstual, sekaligus memastikan setiap langkah yang dilakukan tetap mengarah pada tujuan yang telah ditetapkan.

Pada sesi berbagi dan diskusi, Dr. Risnina Wafiqoh, M.Pd., selaku Dekan FKIP Unmuh Babel, menyampaikan sejumlah kegelisahan yang dihadapi perguruan tinggi, mulai dari persoalan administrasi hingga capaian prestasi mahasiswa di tingkat nasional yang dinilai masih belum maksimal. Ia kemudian mempertanyakan langkah yang perlu dilakukan perguruan tinggi untuk meningkatkan capaian tersebut.

“Apakah kami harus berlari cepat dalam prestasi nasional?” tanya Risnina.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Prof. Fathul mengingatkan bahwa setiap perguruan tinggi memiliki kondisi, karakteristik, dan tantangan yang berbeda. Karena itu, menurutnya, perguruan tinggi perlu memahami kondisi yang dihadapi dan tetap bergerak secara konsisten menuju tujuan yang telah ditetapkan.

“Setiap kondisi kampus punya cerita sendiri, bagaimana caranya agar tetap bisa sampai pada tujuan kita. Jika ada hal-hal yang tidak tercapai, kita harus tahu alasannya kenapa tidak tercapai,” ujar Prof. Fathul.

Ia juga memberikan perspektif mengenai capaian prestasi mahasiswa. Menurut Prof. Fathul, perguruan tinggi tidak hanya memandang prestasi sebagai ukuran keberhasilan, tetapi juga perlu memastikan kampus menjadi ruang yang mendukung mahasiswa untuk tumbuh dan berkembang.

“Apalagi terkait prestasi mahasiswa. Kampus itu bukan pabrik prestasi, tapi ruang bertumbuh. Yang penting berkah. PTMA itu berkah, karena keberkahan itu penting. Itulah kesadaran kolektif yang harus kita bangun,” ucap Prof. Fathul.

Fadillah menilai, forum ini menjadi ruang penting bagi sivitas akademika untuk belajar dari pengalaman dan perspektif yang dibagikan Prof. Fathul.

“Inilah gunanya kita mengadakan kegiatan seperti ini. Banyak hal yang bisa kita ambil dari pengalaman Prof. Fathul, baik dari cara beliau melihat persoalan maupun pengalaman yang telah beliau lalui. Mudah-mudahan apa yang disampaikan hari ini bisa menjadi pembelajaran dan memberikan manfaat bagi kita semua,” pungkas Fadillah. (MJ)

Diposting Oleh:

Dian Nuke

Tags:

Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung

Mengenal SEVIMA

SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform, segera jadwalkan konsultasi di: Kontak Kami

Video Terbaru

Cuplikan Podcast MKKS-SEVIMA: Indra Wahyu Suriswanto, M.Pd., - Sekretaris MKKS SMK Swasta Jatim

Mari Diskusi