Kontak Kami

Artikel | Berita

1.257 Mahasiswa Unima Ikuti Pembekalan KKN Gelombang II, Didorong Hadirkan Dampak Nyata Bagi Masyarakat

30 Sep 2026

SEVIMA – gawai.co

Universitas Negeri Manado (Unima) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menggelar pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang II Tahun 2026 di Auditorium Walanda Maramis Unima, Senin (28/9/2026).

Sebanyak 1.257 mahasiswa mengikuti pembekalan tersebut. Mereka terdiri atas 620 mahasiswa KKN Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan 637 mahasiswa KKN Reguler yang akan ditempatkan di berbagai lokasi sesuai dengan program pengabdian yang telah ditetapkan.

Kepala LPPM Unima, Dr. Armstrong Sompotan, dalam sambutannya mengapresiasi kesiapan mahasiswa yang akan melaksanakan KKN, khususnya mereka yang ditempatkan di luar lingkungan kampus.

Armstrong menekankan pentingnya kesiapan mahasiswa, termasuk aspek keamanan dan kepastian tempat tinggal selama berada di lokasi KKN.

“Sangat penting bagi mahasiswa yang akan melaksanakan KKN di luar kampus agar memiliki rekomendasi sebagai bentuk jaminan, utamanya keamanan dan tempat tinggal selama di lokasi,” ujarnya.

Ia juga berharap mahasiswa yang melaksanakan KKN di lingkungan kampus mampu menjalankan setiap program secara optimal serta memberikan kontribusi positif bagi pengembangan Unima.

“Saya harap adik-adik mahasiswa yang melaksanakan KKN di kampus bisa menjalankan setiap program serta memberi dampak positif bagi kemajuan Unima,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Armstrong turut mengapresiasi kehadiran dan pendampingan pimpinan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang sejak awal turut mendampingi mahasiswa dalam rangkaian pembekalan.

Ia berpesan agar seluruh peserta menjaga semangat dan konsistensi dalam menjalankan setiap tugas hingga seluruh rangkaian KKN selesai.

“Saya berharap mahasiswa tetap semangat menjalani setiap tugas dan kerja hingga selesai,” tuturnya.

Sementara itu, Rektor Unima Dr. Joseph Philip Kambey, SE., MBA., Ak., melalui Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. Dr. Mister Gidion Maru, M.Hum., menegaskan bahwa KKN tidak boleh dipandang semata-mata sebagai pemenuhan kewajiban akademik.

Menurutnya, KKN harus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan dengan kebutuhan nyata masyarakat.

“Kita harus melihat apa yang bisa diintegrasikan serta yang dapat kita berikan ketika berada di tengah masyarakat,” ujar Mister Gidion Maru.

Ia mengingatkan mahasiswa yang ditempatkan di berbagai kabupaten/kota agar menyadari bahwa kehadiran mereka sekaligus membawa nama dan pesan institusi.

Karena itu, mahasiswa dituntut mampu menjaga sikap, etika, serta menunjukkan kapasitas akademik dan sosial selama berada di tengah masyarakat.

Sementara bagi mahasiswa yang melaksanakan KKN di lingkungan kampus, WR I mendorong agar setiap kegiatan menghasilkan output atau luaran yang memberikan manfaat bagi pengembangan Unima.

“Adik-adik harus menunjukkan kalau mahasiswa Unima memiliki pengetahuan dan mampu menjadi teladan,” tegasnya.

Ia menambahkan, pengalaman selama mengikuti KKN diharapkan tidak hanya memperluas wawasan mahasiswa, tetapi juga memperkuat kontribusi Unima dalam menjalankan salah satu bagian penting dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pengabdian kepada masyarakat.

“Pengalaman mahasiswa selama melaksanakan KKN diharapkan dapat memperluas wawasan sekaligus memperkuat kontribusi Unima melalui pengabdian kepada masyarakat,” tandasnya.

Pembekalan tersebut menjadi tahap awal bagi ribuan mahasiswa Unima sebelum terjun langsung ke lokasi KKN. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memiliki kesiapan akademik, sosial, dan kelembagaan untuk menjalankan program pengabdian secara bertanggung jawab serta membawa manfaat nyata bagi masyarakat maupun lingkungan kampus.

Diposting Oleh:

Nasya Alriani

Tags:

Universitas Negeri Manado (UNIMA)

Mengenal SEVIMA

SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform, segera jadwalkan konsultasi di: Kontak Kami

Video Terbaru

Membangun Kampus Bermutu dan Mendunia tanpa Meninggalkan Budaya | Rektor Unmas Denpasar

Mari Diskusi