Kontak Kami

Artikel | Berita

DOSEN DAN LABORAN TIP UNITRI IKUTI SERTIFIKASI KOMPETENSI PP-PTS 2026

20 Okt 2026

SEVIMA – unitri.ac.id

Penguatan sumber daya manusia menjadi salah satu fokus Program Studi Teknologi Industri Pertanian (TIP), Fakultas Teknik dan Teknologi, Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI). Upaya tersebut diwujudkan dengan pelaksanaan uji kompetensi bagi dosen dan laboran dalam Program Penguatan Perguruan Tinggi Swasta (PP-PTS) Tahun 2026.

Program sertifikasi ini dirancang untuk memberikan pengakuan formal terhadap kompetensi profesional peserta sesuai bidang keahliannya. Sertifikasi yang mengacu pada skema kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) diharapkan menjadi bukti terstandar atas kemampuan yang dimiliki.

Rangkaian uji kompetensi berlangsung dalam lima skema. Skema Barista Roastery diselenggarakan pada 30 Agustus 2026. Adapun asesmen pada 12–14 Oktober 2026 mencakup skema Analis/Quality Control (QC), Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP), Fasilitator Hortikultura, dan Good Manufacturing Practices (GMP).

Setiap skema diikuti peserta sesuai bidang kompetensinya. Pada skema Barista Roastery, peserta terdiri atas Dr. Wirawan, S.TP., M.MA., dan Editya Hendrawarman, S.TP., MP. Skema Good Manufacturing Practices (GMP) diikuti Prof. Dr. Ir. KGS. Ahmadi, MP., dan Pramono Sasongko, S.TP., MP., M.Sc.

Sementara itu, skema Analis/Quality Control diikuti Dr. Lorine Tantalu, S.Pi., MP., M.Sc., dan Yulita Reda Bali Pote, S.TP. Pada skema Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP), peserta terdiri atas Dr. Ir. Sri Handayani, MP., dan Dr. T. Wahyu Mushollaeni, S.Pi., MP.

Adapun skema yang dalam bahan pelaksanaan disebut Fasilitator Hortikultura diikuti Dr. T. Budi Santosa, SP., MP., dan Dr. Atina Rahmawati, S.TP., MP. Penamaan skema ini perlu disesuaikan dengan nama resmi sertifikasi sebelum berita dipublikasikan.

Proses asesmen didampingi dua asesor, Diah Purnamasari, S.TP., dan Ir. Harianto. Pendampingan tersebut dimaksudkan untuk memastikan penilaian berjalan sesuai standar kompetensi pada masing-masing skema.

Diah Purnamasari menekankan pentingnya sertifikasi sebagai pengakuan atas keahlian profesional dosen. Menurutnya, pengetahuan dan pengalaman akademik perlu didukung bukti kompetensi yang dapat dipertanggungjawabkan secara profesional.

“Sertifikasi kompetensi sangat penting untuk memberikan pengakuan formal atas keahlian dosen. Dengan sertifikasi sesuai bidangnya, kompetensi yang dimiliki dapat dibuktikan secara profesional dan diakui secara resmi,” ujar Diah.

Bagi Program Studi TIP UNITRI, penguatan kompetensi dosen dan laboran diharapkan dapat menunjang proses pembelajaran yang semakin relevan dengan perkembangan kebutuhan dunia kerja dan industri. Keahlian di bidang pengolahan, pengendalian mutu, keamanan pangan, serta hortikultura memiliki keterkaitan dengan penerapan pengetahuan dan keterampilan dalam lingkungan profesional.

Pelaksanaan PP-PTS 2026 ini menjadi bagian dari upaya UNITRI memperkuat kualitas sumber daya manusia dan layanan akademik. Dengan kompetensi yang terus dikembangkan, perguruan tinggi diharapkan mampu menjaga relevansi pendidikan sekaligus menyiapkan lulusan yang memiliki bekal keilmuan dan keterampilan sesuai bidangnya.

Diposting Oleh:

Nasya Alriani

Tags:

Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Mengenal SEVIMA

SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform, segera jadwalkan konsultasi di: Kontak Kami

Video Terbaru

Membangun Kampus Bermutu dan Mendunia tanpa Meninggalkan Budaya | Rektor Unmas Denpasar

Mari Diskusi