Universitas Dwijendra Gelar Bakti Sosial, Hadirkan Kepedulian bagi Masyarakat yang Mengantre BBM
21 Okt 2026
21 Okt 2026
Sumber: unitri.ac.id
SEVIMA — Kebutuhan industri agro semakin dinamis seiring pemanfaatan otomatisasi, Internet of Things (IoT), pengolahan data, hingga digitalisasi rantai pasok. Menjawab perubahan tersebut, Program Studi Teknologi Industri Pertanian (TIP), Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang, menggelar Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Media Pembelajaran Digital Berbasis Kompetensi Industri dalam program hibah Pembinaan Perguruan Tinggi Swasta (PP-PTS) 2026, Senin (19/10).
FGD dibuka oleh Dekan Fakultas Teknik dan Teknologi UNITRI, Dr. Zuhdi Ma’sum, S.T., M.T., serta dihadiri jajaran pimpinan fakultas, dosen TIP, dan mahasiswa angkatan 2026. Forum ini menghadirkan tiga pemateri, yakni Ir. Soemarsono, Ir. Harianto, dan Pramono Sasongko, S.TP., M.P., M.Sc., untuk membahas keterkaitan kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri serta pengembangan media pembelajaran digital.
Dalam pembukaan, Zuhdi menekankan pentingnya pembelajaran yang mampu mengikuti perkembangan teknologi. Penguatan materi akademik perlu berjalan seiring dengan keterampilan praktis agar mahasiswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menerapkannya saat menghadapi persoalan di dunia kerja.
Ir. Soemarsono menyoroti kompetensi sebagai bekal penting bagi mahasiswa untuk memasuki dunia industri. Selain penguasaan pengetahuan, calon lulusan perlu memiliki keterampilan teknis, kemampuan memecahkan masalah, dan kesiapan beradaptasi terhadap perubahan kebutuhan industri.
Pembahasan juga mencakup transformasi agroindustri, mulai dari penggunaan sensor dan IoT, otomatisasi proses, analisis data, hingga pengendalian mutu dan digitalisasi rantai pasok. Berbagai perkembangan tersebut menjadi pertimbangan dalam merancang pembelajaran TIP yang menghubungkan teori dengan kebutuhan praktik di lapangan.
Sementara itu, Pramono Sasongko memaparkan penyusunan modul digital yang mengacu pada capaian pembelajaran, Rencana Pembelajaran Semester (RPS), dan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK). Media yang dikembangkan dapat berupa modul elektronik, video, animasi, kuis, dan simulasi sesuai karakteristik materi. Pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) turut dibahas dengan tetap memperhatikan validitas informasi, keamanan data, hak cipta, dan verifikasi dosen.
Pengembangan media pembelajaran digital ini diharapkan membuat proses belajar lebih adaptif dan interaktif, sekaligus membantu mahasiswa mengembangkan kompetensi teknis, digital, analitis, dan manajerial yang relevan dengan kebutuhan agroindustri modern.
Bagi UNITRI, penyusunan media pembelajaran berbasis kompetensi industri menjadi bagian dari upaya menjaga relevansi pendidikan dengan perubahan dunia kerja. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai ilmu, tetapi juga siap menerapkannya secara profesional. (HUMAS)
Diposting Oleh:
Dian Nuke
SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform, segera jadwalkan konsultasi di: Kontak Kami