Kontak Kami

Artikel | Berita

Hari Santri Nasional 2026, Gus Makki dan Rektor UMAHA Tekankan Aksinyata Cinta Tanah Air

30 Okt 2026

Sumber: kalamnusantara.com

SEVIMA – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Lapangan Rusunawa, Ngelom Megare, Taman, Sidoarjo, pada Rabu (22/10/2026) berlangsung khidmat dan penuh makna. Mengusung nilai-nilai keilmuan, kepesantrenan, dan nasionalisme, ribuan siswa-siswi di bawah naungan Yayasan Pendidikan dan Sosial Ma’arif (YPM) Sepanjang serta civitas academica Universitas Ma’arif Hasyim Latif (UMAHA) memadati Lapangan tersebut.

Suasana peringatan terasa istimewa lantaran diawali dengan tradisi mengaji bersama. Sebelum apel dimulai, ribuan peserta mengkaji kitab Adabul ‘Alim wal Muta’allim yang disampaikan oleh Ustadz Abdul Haq, S.H. Pembacaan kitab yang membahas pentingnya adab, karakter, dan penghormatan kepada guru ini mengubah suasana lapangan layaknya lingkungan pondok pesantren.

​Bertindak sebagai pembina apel, Ketua YPM Sepanjang, Ir. Ahmad Makki, S.T., M.T. (Gus Makki), memberikan amanat yang menyentuh semangat kebangsaan. Ia menegaskan bahwa cinta terhadap NKRI tidak boleh sebatas retorika belaka.

​“Cinta Tanah Air tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Sebagai santri dan generasi penerus bangsa, kita harus menjaga persatuan, menghormati perbedaan, belajar dengan sungguh-sungguh, serta memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan Indonesia,” tegas Gus Makki.

​Ia melanjutkannya dengan ajakan bagi seluruh santri untuk membuktikan peran strategis mereka dalam pembangunan bangsa. “Mari kita buktikan bahwa santri bukan hanya kuat dalam ilmu dan akhlak, tetapi juga memiliki komitmen untuk menjaga dan membangun negeri,” imbuhnya.

​Semangat nasionalisme tersebut kian membumbung saat seluruh peserta bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Padamu Negeri dengan penuh penghayatan seusai amanat disampaikan.

​Pesan pembina apel tersebut diselaraskan oleh Rektor UMAHA, dr. Hidayatullah, Sp.N. Dokter spesialis saraf lulusan Universitas Airlangga tersebut memaknai HSN 2026 sebagai momentum krusial untuk memperkuat peran lembaga pendidikan tinggi dalam membentuk SDM berkarakter.

​Menurutnya, perguruan tinggi bertugas menjembatani tradisi luhur pesantren dengan kebutuhan masyarakat di era modern melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi.

​“Semangat Hari Santri hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Nilai-nilai yang kita pelajari harus tercermin dalam perilaku, cara berpikir, dan karya nyata. Kami berharap para santri dan mahasiswa mampu menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, mandiri, dan memiliki semangat pengabdian untuk kemajuan bangsa,” papar dr. Hidayatullah.

​Rangkaian kegiatan peringatan HSN 2026 di UMAHA dan YPM Sidoarjo ini membuktikan bahwa tradisi keilmuan pesantren dan komitmen kebangsaan dapat saling menguatkan. Kajian kitab klasik menjadi fondasi moral dan etika, sementara komitmen nasionalisme menjadi pijakan untuk terus mengabdi kepada bangsa.

​Melalui momentum ini, UMAHA dan YPM berharap seluruh santri serta mahasiswa terus merawat identitas keilmuannya dan siap memberikan dampak positif yang konkret bagi Indonesia.

Diposting Oleh:

Dian Nuke

Tags:

Universitas Maarif Hasyim Latif

Mengenal SEVIMA

SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform, segera jadwalkan konsultasi di: Kontak Kami

Video Terbaru

Standar Mutu Kampus Sudah Tercapai, Apa Langkah Selanjutnya?

Mari Diskusi