Universitas Sains dan Teknologi Komputer Hadirkan Duta Inklusi dalam Program Kakak Asuh–Adik Asuh di SLB Negeri Karanganyar
14 Apr 2026
14 Apr 2026
Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) atau Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) mengkaji teori dan praktik pemberdayaan masyarakat, pengembangan komunitas, dan konseling dalam perspektif Islam: teori pemberdayaan masyarakat, pengembangan komunitas berbasis masjid, konseling Islam, bimbingan keagamaan, advokasi sosial dalam Islam, kewirausahaan sosial Islam, dan penelitian masyarakat Islam. Sarjana PMI/BPI yang kompeten tidak hanya bisa berceramah kepada masyarakat, tetapi mampu menganalisis kondisi dan masalah sosial komunitas secara komprehensif, merancang dan memfasilitasi program pemberdayaan masyarakat yang berbasis kearifan Islam, memberikan bimbingan dan konseling keagamaan yang empatik dan efektif, mengadvokasi perubahan kondisi sosial-ekonomi yang lebih baik, dan berkontribusi pada pengembangan masyarakat Islam Indonesia yang berdaya dan sejahtera. Di Indonesia dengan kebutuhan pemberdayaan masyarakat yang besar, sarjana PMI/BPI sangat strategis.
Outcome-Based Education (OBE) memastikan kurikulum Prodi PMI/BPI dirancang dari kompetensi yang benar-benar dibutuhkan Kemenag, NGO Islam, lembaga zakat, dan komunitas yang membutuhkan sarjana PMI/BPI yang kompeten.
Islamic social entrepreneurship dan halal supply chain development, digital zakat management dan crowdfunding filantropi Islam, mental health dalam perspektif Islam dan Islamic counseling, masjid-based community development dan waqf productive management, serta sustainable community development dan SDGs dalam perspektif maqashid syariah adalah kompetensi sarjana PMI/BPI modern. Permendiktisaintek No. 39 Tahun 2025 mendorong kurikulum yang selaras dengan kebutuhan pemberdayaan masyarakat Islam Indonesia yang komprehensif, berbasis nilai Islam, dan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan umat.
Berdasarkan buku Sukses Susun Kurikulum Outcome Based Education (OBE) dari SEVIMA, PL menjawab peran profesional lulusan. Contoh PL: Community Development Officer di NGO Islam yang mendampingi pemberdayaan komunitas Muslim; Penyuluh Agama di Kemenag yang memberikan bimbingan keagamaan kepada masyarakat; Konselor Islam di lembaga konseling yang memberikan bimbingan berbasis nilai Islam; serta Program Manager di lembaga zakat/wakaf yang mengelola program pemberdayaan penerima manfaat.
CPL harus menyelaraskan SN-Dikti, KKNI Level 6, dan standar dari Kemenag dan komunitas PMI/BPI Indonesia. Contoh CPL: Mampu menganalisis kondisi sosial-ekonomi dan keagamaan komunitas Muslim menggunakan metode participatory assessment yang menghasilkan pemahaman yang akurat tentang masalah, kebutuhan, dan potensi yang dimiliki komunitas sebagai dasar perencanaan program, merancang dan memfasilitasi program pemberdayaan masyarakat berbasis nilai-nilai Islam menggunakan pendekatan partisipatif dan aset-based community development yang menghasilkan program yang mengoptimalkan potensi komunitas dan meningkatkan kapasitas kemandirian, memberikan bimbingan dan konseling keagamaan kepada individu dan kelompok yang menghadapi permasalahan keagamaan dan sosial menggunakan pendekatan konseling Islam yang menghasilkan pemahaman diri yang lebih baik dan kemampuan mengatasi masalah berbasis nilai-nilai Islam, serta mengelola dan mendistribusikan dana sosial Islam (zakat, infak, sedekah, wakaf) menggunakan prinsip manajemen dan akuntabilitas yang menghasilkan distribusi yang tepat sasaran dan memberikan dampak sosial yang terukur.
Libatkan Kemenag, NGO Islam, lembaga zakat, komunitas penyuluh agama, dan masyarakat binaan dalam validasi PL dan CPL. Rancang praktik lapangan pemberdayaan masyarakat dan magang di NGO Islam/lembaga zakat sebagai jalur CPL. Integrasikan kompetensi community needs assessment, Islamic community development, dan Islamic counseling dalam CPL. Masukkan Islamic social entrepreneurship dan digital zakat management sebagai kompetensi masa depan. Evaluasi CQI berkala sesuai perkembangan kebutuhan pemberdayaan masyarakat Islam Indonesia.
Prodi PMI/BPI yang mengimplementasikan OBE dengan PL dan CPL yang tepat menghasilkan sarjana yang tidak hanya kompeten dalam pemberdayaan masyarakat dan konseling Islam, tetapi juga memiliki kerendahan hati untuk belajar dari masyarakat yang didampingi karena mereka yang tahu persis apa masalah dan potensi mereka bukan sarjana yang datang dengan agenda dari luar, komitmen untuk tidak meninggalkan komunitas setelah program selesai tapi memastikan mereka benar-benar mampu melanjutkan sendiri, dan keyakinan bahwa masyarakat Islam yang berdaya dan sejahtera adalah cerminan dari Islam yang rahmatan lil alamin dalam dimensi sosial-ekonomi. Dari pengalaman SEVIMA mendampingi lebih dari 1.200 perguruan tinggi, program PMI/BPI dengan OBE yang solid menghasilkan lulusan yang kompetitif di ekosistem pemberdayaan masyarakat Islam nasional.
Bagaimana praktik lebih detil penyusunan Kurikulum OBE dan Profilnya, Buku “Sukses Susun Kurikulum Outcome Based Education (OBE) dengan Rumusan Profil Lulusan (PL) dan Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (CPL Prodi) yang Tepat” dari SEVIMA sangat direkomendasikan karena menjawab tantangan mendesak yang dihadapi perguruan tinggi di Indonesia: ketidakselarasan antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja. Dengan pendekatan “backward design” yang dimulai dari analisis kebutuhan pemangku kepentingan (mahasiswa, alumni, dan pengguna lulusan). Buku ini memberikan solusi konkret dan terstruktur untuk mengubah perguruan tinggi dari “pencetak pengangguran terdidik” menjadi penghasil lulusan yang kompeten dan relevan. Panduan praktis yang disertakan, mulai dari checklist, template, hingga tahapan implementasi memudahkan perguruan tinggi untuk langsung mengaplikasikan konsep OBE tanpa harus memulai dari nol. Yuk, download sekarang, GRATIS di: sevima.com/ebook
Diposting Oleh:
ilhamfe45465277
Tags:
SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform, segera jadwalkan konsultasi di: Kontak Kami