Kontak Kami

Berita

Universitas Sains dan Teknologi Komputer Hadirkan Duta Inklusi dalam Program Kakak Asuh–Adik Asuh di SLB Negeri Karanganyar

14 Apr 2026

SEVIMA — Dalam rangka memperkuat pendidikan inklusif berbasis pemberdayaan, Universitas Sains dan Teknologi Komputer (Universitas Stekom) melaksanakan kunjungan edukatif ke SLB Negeri Karanganyar dengan mengusung program pendekatan kakak asuh dan adik asuh. Kegiatan ini menyasar siswa penyandang disabilitas rungu dan grahita sebagai bagian dari upaya membangun kedekatan emosional sekaligus memetakan kesiapan kerja siswa tingkat akhir.

Melalui program tersebut, mahasiswa Universitas Stekom berperan sebagai kakak asuh yang mendampingi siswa disabilitas dalam berbagai aktivitas interaktif. Pendekatan ini dirancang untuk menciptakan suasana akrab dan suportif, sehingga siswa disabilitas merasa nyaman dalam berkomunikasi dan mengekspresikan potensi yang dimiliki. Interaksi langsung menjadi metode efektif untuk memahami karakter, minat, serta kemampuan dasar masing-masing siswa siswa disabilitas.

Selain membangun keakraban, kegiatan ini juga bertujuan menyeleksi siswa disabilitas kelas 10, 11, dan 12 yang dinilai memiliki kesiapan memasuki dunia kerja. Proses seleksi dilakukan secara observatif dan komunikatif dengan memperhatikan aspek kemandirian, pemahaman instruksi, keterampilan dasar, serta kesiapan mental. Pendekatan ini memastikan bahwa proses identifikasi dilakukan secara humanis dan tidak menimbulkan tekanan bagi siswa disabilitas.

Hal yang membedakan kegiatan kali ini adalah keterlibatan duta inklusi terpilih dari Kabupaten Semarang, yaitu Safira Oktaviana Mawardani, Maliya Aziza Sabina, Niswa Dea Ajeng Tresnani, dan Arina Manasikana. Kehadiran para duta tersebut menambah perspektif baru dalam kegiatan, sekaligus memperluas jejaring kolaborasi generasi muda dalam mendukung gerakan inklusi pendidikan.

Para duta inklusi turut berperan dalam memberikan sosialisasi mengenai strategi kebekerjaan bagi siswa berkebutuhan khusus. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya penguatan keterampilan vokasional, etika kerja, kemampuan komunikasi, serta kesiapan menghadapi lingkungan profesional. Sosialisasi ini dikemas secara komunikatif agar mudah dipahami dan relevan dengan kondisi siswa disabilitas.

Interaksi antara mahasiswa, duta inklusi, dan siswa SLB berlangsung dalam suasana yang hangat dan penuh empati. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang edukatif, tetapi juga membangun kesadaran bersama bahwa inklusi merupakan tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat. Nilai kebersamaan dan saling menghargai menjadi fondasi utama dalam setiap sesi kegiatan.

Pihak sekolah menyambut baik program ini karena memberikan pengalaman nyata bagi siswa dalam mempersiapkan diri menuju kemandirian. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan duta muda dinilai mampu memperkuat motivasi siswa disabilitas untuk terus mengembangkan potensi diri secara optimal.

Melalui kegiatan ini, Universitas Stekom menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berorientasi pada kesiapan kerja. Pendekatan kolaboratif yang melibatkan mahasiswa dan duta inklusi diharapkan mampu menjadi model penguatan pendidikan berkebutuhan khusus yang berkelanjutan dan berdampak luas.

Sumber: Universitas STEKOM

Diposting Oleh:

Helfida SEVIMA

Tags:

Universitas Sains dan Teknologi Komputer Semarang

Mengenal SEVIMA

SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform, segera jadwalkan konsultasi di: Kontak Kami

Video Terbaru

[LIVE] Strategi Penyusunan Artikel Jurnal Bereputasi untuk Indeks SINTA | Webinar SEVIMA Sesi 3

Mari Diskusi