Mengoptimalkan AI sebagai Rekan Belajar di Era Digital
05 Agu 2026
03 Agu 2026
Sumber: una.ac.id
SEVIMA – Sebanyak 613 mahasiswa Universitas Asahan (UNA) resmi menyandang status sebagai alumni setelah mengikuti prosesi wisuda Angkatan XXXVI dalam Sidang Terbuka Senat Universitas Asahan yang berlangsung di Auditorium Kampus UNA, Sabtu (18/7/2026).
Momentum pelepasan ratusan sarjana tersebut menjadi tonggak penting bagi Universitas Asahan dalam mencetak generasi terdidik yang diharapkan mampu berkontribusi di tengah masyarakat.
Para lulusan yang diwisuda berasal dari lima fakultas, yakni Fakultas Teknik sebanyak 46 orang, Fakultas Pertanian 80 orang, Fakultas Ekonomi 264 orang, Fakultas Hukum 52 orang, serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) sebanyak 171 orang.
Acara wisuda turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara Prof. Drs. Saiful Anwar Matondang, Ketua Yayasan Universitas Asahan Mapilindo, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, Ketua DPRD Asahan Efi Irwansyah Pane, unsur Forkopimda, jajaran pimpinan universitas, dosen, serta keluarga wisudawan.
Rektor Universitas Asahan, Assoc. Prof. Dr. Mangaraja Manurung, S.H., M.H menyampaikan bahwa gelar akademik yang diperoleh para lulusan bukanlah akhir dari proses pembelajaran, melainkan awal untuk mengimplementasikan ilmu di tengah masyarakat.
Menurutnya, tantangan dunia kerja saat ini membutuhkan lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter, kreativitas, kemampuan beradaptasi, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Dalam kesempatan tersebut, Mangaraja juga mengungkapkan berbagai capaian yang berhasil diraih Universitas Asahan dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi. Salah satunya adalah keberhasilan UNA masuk dalam klaster utama perguruan tinggi bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat berdasarkan indikator kinerja yang tercatat melalui Science and Technology Index (SINTA).
Selain itu, UNA juga memperoleh Anugerah Laporan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Tahun 2025, sebuah penghargaan yang mencerminkan komitmen universitas dalam menjaga dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan.
“Berbagai capaian ini menjadi penyemangat bagi Universitas Asahan untuk terus melakukan penguatan di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Mangaraja.
Di hadapan para wisudawan, Rektor UNA juga memaparkan perkembangan sumber daya manusia akademik di lingkungan kampus. Saat ini, Universitas Asahan telah memiliki dua orang Guru Besar, 36 dosen bergelar doktor (S3), serta 42 dosen yang tengah menjalani proses menuju gelar doktor melalui ujian tertutup maupun terbuka.
Selain itu, sebanyak lima dosen sedang dipersiapkan untuk mencapai jenjang Guru Besar. Dalam bidang jabatan akademik, UNA telah memiliki 13 dosen dengan jabatan fungsional Lektor Kepala, sementara 63 dosen lainnya sedang dalam proses pengajuan menuju jenjang tersebut.
Secara keseluruhan, Universitas Asahan saat ini diperkuat oleh 136 tenaga dosen. Dari jumlah tersebut, sebanyak 96 dosen atau sekitar 71 persen telah memiliki Sertifikat Pendidik sebagai bukti profesionalisme dalam menjalankan tugas akademik.
Mangaraja menegaskan, peningkatan kapasitas dosen menjadi salah satu strategi utama UNA dalam menghasilkan lulusan berkualitas dan mampu bersaing menghadapi perubahan zaman.
Tidak hanya dari sisi kelembagaan, mahasiswa Universitas Asahan juga menunjukkan kemampuan melalui berbagai prestasi di tingkat daerah hingga nasional.
Sepanjang Tahun Akademik 2025/2026, mahasiswa UNA berhasil mengukir sejumlah pencapaian, seperti meraih juara dalam Lomba Pidato Bahasa Inggris Tingkat Nasional, menjadi Juara I Duta Bahasa Provinsi Sumatera Utara, serta meraih prestasi pada ajang Bulu Tangkis Antarclub Tingkat Provinsi Sumatera Utara.
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa UNA mampu berkembang tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam bidang minat, bakat, dan kompetisi nonakademik.
Ketua Yayasan Universitas Asahan, Mapilindo, berpesan kepada seluruh lulusan agar tetap menjaga nilai-nilai yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di UNA.
Ia berharap para alumni mampu membawa nama baik almamater melalui karya nyata, profesionalisme, dan kontribusi positif bagi masyarakat.
“Jadilah alumni yang membanggakan dan mampu memberikan manfaat bagi pembangunan daerah, bangsa, dan negara,” pesannya.
Ketua LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara, Prof. Drs. Saiful Anwar Matondang, mengingatkan para lulusan bahwa persaingan dunia kerja saat ini tidak cukup hanya mengandalkan ijazah dan kemampuan akademik.
Ia mendorong para lulusan untuk memperkuat kemampuan komunikasi, membangun jaringan profesional, memiliki jiwa kewirausahaan, serta meningkatkan literasi teknologi.
Menurutnya, perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menjadi salah satu tantangan sekaligus peluang yang harus mampu dimanfaatkan oleh generasi muda.
“Lulusan perguruan tinggi harus mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi agar tetap relevan dan memiliki daya saing,” ujarnya.
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin memberikan apresiasi terhadap peran Universitas Asahan yang selama ini konsisten membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Ia berharap para lulusan UNA dapat menjadi generasi yang inovatif, memiliki integritas, serta mampu mengambil bagian dalam pembangunan Kabupaten Asahan dan Sumatera Utara.
Menurutnya, keberadaan perguruan tinggi lokal seperti UNA memiliki peran strategis dalam menciptakan generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Diposting Oleh:
Yasmin SEVIMA
Tags:
SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform, segera jadwalkan konsultasi di: Kontak Kami