Kontak Kami

Artikel | Berita

Prodi Manajemen Bisnis Syariah UIN Madura Jalin IA dengan UNISMA Malang, Perkuat Tata Kelola Akademik, dan Pengembangan Kurikulum

18 Sep 2026

Sumber: mbs.uinmadura.ac.id


SEVIMA – Program Studi Manajemen Bisnis Syariah (MBS) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Madura memperkuat jejaring kelembagaan melalui Implementation Agreement (IA) dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang (FEB UNISMA). Kerja sama tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan benchmarking yang dilaksanakan pada 14–15 September 2026. Kegiatan benchmarking menjadi ruang strategis bagi Prodi MBS UIN Madura untuk memperoleh wawasan dan praktik baik dalam pengelolaan program studi, pengembangan kurikulum, penguatan sistem pembelajaran, serta pengelolaan laboratorium yang terintegrasi dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

Dalam sambutannya, Dekan FEBI UIN Madura, Dr. H. Abdul Mukti Thabrani, Lc., M.H.I., menyampaikan bahwa perjalanan benchmarking tidak sekadar menjadi kegiatan kunjungan kelembagaan, tetapi merupakan kesempatan untuk membawa pulang berbagai pembelajaran yang dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik institusi. Semangat tersebut sejalan dengan pesan dalam mahfudzat Imam Syafi’i mengenai pentingnya melakukan perjalanan untuk memperoleh pengetahuan dan pengalaman baru. Sementara, Dekan FEB UNISMA, Afifudin, S.E., M.SA., Ak., menekankan pentingnya sinergitas dalam pengelolaan perguruan tinggi. Menurutnya, pengelolaan perguruan tinggi tidak dapat dilakukan secara parsial, tetapi membutuhkan koordinasi dan sinergi antarsatuan kerja, program studi, unit pendukung, serta mitra eksternal.

Salah satu perhatian utama dalam benchmarking adalah bagaimana Prodi Manajemen FEB UNISMA mempersiapkan dan mengembangkan sistem akademik sehingga mendapatkan akreditasi Unggul dari BAN-PT dan sertifikasi internasional FIBAA untuk Prodi S1 Manajemen. Beberapa aspek yang menjadi bahan pembelajaran meliputi milestone pengembangan kurikulum, keterlibatan para pemangku kepentingan, pemetaan profil lulusan dengan mata kuliah, pengukuran Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), integrasi CPL dengan CPMK, pembelajaran berbasis studi kasus dan project-based learning, pengembangan RPS dan referensi mutakhir, publikasi dan sitasi, hingga pengukuran ketercapaian pembelajaran melalui rubrik serta instrumen pengukuran langsung dan tidak langsung.

Pendekatan tersebut memberikan gambaran bahwa pengembangan kurikulum tidak berhenti pada penyusunan dokumen, tetapi harus dapat diturunkan secara sistematis hingga proses pembelajaran, pengukuran capaian, evaluasi, dan tindak lanjut. Hal tersebut menjadi pembelajaran penting bagi Prodi MBS UIN Madura dalam menyelaraskan pengembangan kurikulum berbasis OBE dengan kebutuhan lulusan, dunia kerja, perkembangan keilmuan, serta indikator kinerja perguruan tinggi.

Selain tata kelola akademik, salah satu bagian yang menarik perhatian dalam benchmarking adalah pengelolaan unit dan laboratorium di FEB UNISMA. Pimpinan FEB UNISMA menjelaskan bahwa unit dan laboratorium diposisikan sebagai perpanjangan tangan program studi. Konten dan programnya mengacu pada kebutuhan program studi, sementara pengawasannya berada pada tingkat fakultas. Unit dan laboratorium juga diarahkan untuk memiliki mitra sehingga mahasiswa dapat berhadapan dengan standar profesi maupun standar dunia usaha dan dunia industri. Menariknya, aktivitas laboratorium tidak berdiri sendiri, tetapi diintegrasikan dengan mata kuliah. Laboratorium berfungsi untuk memperkuat, mempertajam, dan memperluas kompetensi yang diperoleh mahasiswa dalam pembelajaran. Orientasi akhirnya juga diarahkan pada sertifikasi kompetensi eksternal. Dengan demikian, capaian mahasiswa tidak hanya berupa nilai akademik, tetapi juga kompetensi yang dapat dibuktikan melalui sertifikasi dari pihak eksternal, seperti BNSP, lembaga profesi, maupun lembaga terkait lainnya.

Bagi Prodi MBS UIN Madura, pengalaman FEB UNISMA menjadi referensi penting dalam merancang laboratorium yang relevan dengan karakteristik keilmuan Manajemen Bisnis Syariah. Dalam diskusi, salah satu perhatian utama dari Prodi MBS UIN Madura adalah pengembangan laboratorium kewirausahaan dan digital marketing, mengingat Prodi MBS masih berada dalam tahap pengembangan dan belum memiliki lulusan. Benchmarking tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran utuh mengenai model pengelolaan laboratorium yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan prodi. Ke depan, pengembangan laboratorium MBS diarahkan untuk mendukung pembelajaran yang lebih aplikatif, khususnya melalui penguatan entrepreneurship dan digital marketing.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan benchmarking dan penguatan kerja sama akademik, Program Studi Manajemen Bisnis Syariah (MBS) UIN Madura dan Program Studi Manajemen Universitas Islam Malang (UNISMA) melakukan penandatanganan Implementation Agreement (IA). Dokumen IA tersebut ditandatangani oleh Kaprodi Manajemen Bisnis Syariah UIN Madura, Dr. Mohammad Hamim Sultoni, M.A.B., dan Kaprodi Manajemen UNISMA, M. Ridwan Basalamah, S.E., MM., sebagai bentuk komitmen bersama dalam mengimplementasikan kerja sama di bidang pendidikan, pengembangan kurikulum, tata kelola akademik, peningkatan mutu, serta penguatan kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi. Penandatanganan IA ini menjadi langkah strategis bagi Prodi MBS UIN Madura dalam memperluas jejaring kemitraan dan mengadopsi praktik-praktik baik dari perguruan tinggi yang telah memiliki pengalaman dalam penguatan tata kelola akademik dan pencapaian mutu program studi.

Melalui benchmarking ini, Prodi MBS UIN Madura memperoleh perspektif baru bahwa penguatan tata kelola akademik, kurikulum, laboratorium, dan kerja sama eksternal perlu dibangun sebagai satu ekosistem yang saling terhubung. Dengan semangat menimba pengetahuan dan pengalaman, Prodi MBS UIN Madura terus berkomitmen mengembangkan tata kelola akademik yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja, sekaligus tetap berlandaskan nilai-nilai Islam.

Diposting Oleh:

Dian Nuke

Tags:

UIN Madura

Mengenal SEVIMA

SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform, segera jadwalkan konsultasi di: Kontak Kami

Video Terbaru

Mengurai Masalah Akademik yang Terus Berulang di Kampus

Mari Diskusi