Kontak Kami

Artikel | Berita

Dosen Ilmu Aktuaria Agusriandi Sukses Raih Gelar Doktor Teknik Elektro dari ITS Surabaya

07 Jul 2026

SEVIMA – Dr. Agusriandi, S.Kom., M.Kom., resmi meraih gelar Doktor dalam Bidang Ilmu Teknik Elektro dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Capaian akademik tertinggi ini berhasil diselesaikan melalui sidang promosi doktor yang mengukuhkan keahliannya di bidang teknologi tersebut. Keberhasilan ini menjadi catatan prestasi penting, mengingat Dr. Agusriandi merupakan pengajar atau Dosen aktif di Program Studi Ilmu Aktuaria.

Pencapaian luar biasa ini langsung mendapatkan apresiasi tinggi dari institusi tempatnya bernaung. Civitas Akademika Program Studi Ilmu Aktuaria secara resmi mengucapkan selamat dan sukses atas promosi doktor tersebut. Ungkapan rasa bangga dari seluruh rekan sejawat dan civitas akademik ini menjadi bukti nyata atas dukungan penuh terhadap peningkatan kualitas mutu tenaga pendidik.

Mengenal Kiprah Dr. Agusriandi di Bidang Ilmu Aktuaria

Sebelum resmi menyandang gelar doktor, Dr. Agusriandi dikenal sebagai sosok dosen yang berdedikasi tinggi pada Program Studi Ilmu Aktuaria dan juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Aliansi Dosen Akademik Seluruh Indonesia (ADAKSI). Dengan latar belakang pendidikan sarjana dan magister di bidang ilmu komputer, ia memiliki fondasi yang sangat kuat dalam analisis data, arsitektur jaringan, algoritma, dan sistem informasi. Latar belakang komputasi inilah yang membuatnya mampu memberikan warna baru yang segar dan dinamis dalam pengajaran serta pengembangan riset ilmu aktuaria di lingkup pendidikannya.

Ilmu aktuaria sendiri merupakan disiplin ilmu yang menggunakan teori matematika, statistika, dan finansial untuk menilai risiko dalam industri asuransi, keuangan, dan sektor publik lainnya. Di era data raya (Big Data) seperti sekarang, analisis risiko tradisional yang mengandalkan kalkulasi konvensional tidak lagi cukup. Kehadiran dosen dengan keahlian komputasi mendalam seperti Dr. Agusriandi sangat krusial untuk menjembatani mahasiswa ilmu aktuaria agar mahir menggunakan teknik machine learning, data mining, dan pemrosesan data skala besar dalam memprediksi risiko keuangan secara presisi. Keberadaan beliau menjadi pilar penting bagi kemajuan kualitas akademik.

Perjuangan Riset Doktoral di Teknik Elektro ITS Surabaya

Keputusan Dr. Agusriandi untuk menempuh studi doktoral (S3) di Departemen Teknik Elektro ITS Surabaya membuktikan komitmennya yang teguh terhadap pengembangan ilmu pengetahuan. ITS Surabaya, sebagai salah satu institusi teknologi terbaik di Indonesia, dikenal memiliki standar akademis dan ekosistem riset yang sangat ketat, terutama di bidang Teknik Elektro. Di sana, beliau bergabung dalam lingkaran riset mutakhir yang mengeksplorasi batas-batas teknologi komunikasi nirkabel dan sistem pemrosesan tingkat lanjut.

Berdasarkan rekam jejak ilmiahnya, Dr. Agusriandi terlibat aktif dalam riset-riset mendalam yang berfokus pada teknologi mutakhir seperti struktur periodik artifisial untuk peningkatan bandwidth dan penguatan gain pada antena Vivaldi yang diaplikasikan pada Ground Penetrating Radar (GPR), serta optimalisasi sistem pemrosesan paralel (parallel processing). Meneliti di bidang elektro komunikasi memerlukan ketekunan luar biasa, pemahaman matematika gelombang yang rumit, serta kemampuan simulasi komputasi tingkat tinggi. Melalui bimbingan jajaran promotor dan profesor terbaik di ITS, ia berhasil menyelesaikan seluruh tahapan studi doktoralnya dengan hasil yang sangat memuaskan.

Mengapa Sinergi Lintas Disiplin Ini Sangat Krusial bagi Indonesia?

Jika kita telaah lebih jauh menggunakan kacamata tren industri global, kombinasi keahlian yang dimiliki oleh Dr. Agusriandi—ilmu komputer, aktuaria, dan teknik elektro—adalah kombinasi yang sangat langka dan berharga mahal. Saat ini, dunia sedang bergerak cepat menuju era Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), dan otomatisasi industri, di mana miliaran perangkat elektronik saling terhubung dan menghasilkan aliran data dalam volume raksasa setiap detiknya.

Di sinilah sinergi interdisipliner tersebut bekerja. Perangkat keras elektro (seperti sensor, mikrokontroler, dan antena) bertugas mengumpulkan data dari lapangan, sistem komputasi memprosesnya secara paralel dan aman, sementara model aktuaria bertindak menilai risiko serta nilai ekonomis dari data yang dihasilkan tersebut.

Sebagai contoh nyata dalam industri asuransi kendaraan berbasis telematika (pay-how-you-drive), teknologi elektro menangkap perilaku mengemudi secara real-time, lalu ahli aktuaria menghitung premi asuransi yang personal dan akurat berdasarkan data tersebut. Tanpa adanya akademisi yang memahami kedua sisi ini, hilirisasi teknologi canggih di Indonesia akan berjalan lambat. Oleh karena itu, promosi doktor Dr. Agusriandi harus dilihat sebagai momentum emas untuk menyusun kurikulum pendidikan tinggi yang lebih adaptif, fleksibel, dan aplikatif terhadap kebutuhan zaman.

Diposting Oleh:

Erna SEVIMA

Tags:

adaksi Program Doktor

Mengenal SEVIMA

SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform, segera jadwalkan konsultasi di: Kontak Kami

Video Terbaru

[LIVE] Webinar Kolaborasi X Kopertais VII - Publikasi Ilmiah Dosen PTKIS Menuju SINTA & Scopus

Mari Diskusi