Kontak Kami

Artikel | Berita

Menjadi Manusia yang Bermanfaat: Filosofi Rektor Universitas Dharmawangsa tentang Belajar dan Kepemimpinan

05 Okt 2026

SEVIMA — Jabatan mungkin memiliki batas waktu. Begitu pula usia. Namun, bagi Rektor Universitas Dharmawangsa (UNDHAR) Medan, Dr. H. Zamakhsyari bin Hasballah Thaib, Lc., M.A. ukuran keberhasilan seorang manusia bukanlah seberapa lama ia hidup atau memimpin, melainkan seberapa besar manfaat yang mampu ia tinggalkan.

Prinsip itulah yang menjadi salah satu filosofi hidupnya: “Manusia terbaik adalah manusia yang dapat memberikan manfaat seluas-luasnya untuk orang lain.”

Dalam podcast SEVIMA, Dr. H. Zamakhsyari bin Hasballah Thaib, Lc., M.A. memaknai kepemimpinan bukan sekadar amanah untuk mengelola institusi, tetapi juga kesempatan untuk memperluas kebermanfaatan.

“Masa jabatan sebagai rektor terbatas. Kalau seseorang diberikan amanah kepemimpinan, bagi saya itu adalah bonus yang Tuhan berikan untuk membuka peluang dalam lingkup yang lebih luas untuk bisa memberikan manfaat dan nilai lebih kepada orang banyak,” ungkapnya.

Menurut Dr. H. Zamakhsyari bin Hasballah Thaib, Lc., M.A. seorang pemimpin tidak seharusnya terlena dengan posisi yang dimiliki. Sebab, ketika masa kepemimpinan berakhir, yang tersisa bukanlah jabatan, melainkan kenangan dan nilai tambah yang dirasakan oleh orang-orang yang pernah dipimpin.

Hidup Bukan Sekadar Soal Durasi

Pandangan tersebut tumbuh dari perjalanan hidup dan akademiknya yang panjang. Dr. H. Zamakhsyari bin Hasballah Thaib, Lc., M.A. pernah menempuh pendidikan di sejumlah negara, mulai dari Qatar, Uni Emirat Arab, hingga Kuala Lumpur, Malaysia.

Jauh dari keluarga dan menjalani kehidupan sebagai pelajar di negeri orang menjadi bagian dari proses yang membentuk cara pandangnya. Berbagai pengalaman dan pengorbanan tersebut kemudian ia maknai sebagai tanggung jawab untuk memberikan kembali sesuatu kepada masyarakat. Ia meyakini, panjangnya usia bukan satu-satunya ukuran nilai kehidupan.

Tokoh-tokoh seperti Umar bin Khattab, Imam Syafi’i, dan Imam Nawawi menjadi contoh bahwa usia yang relatif singkat tidak menghalangi seseorang untuk meninggalkan jejak pemikiran dan manfaat yang bertahan jauh lebih lama daripada masa hidupnya.

Pemimpin Harus Menjadi Pembelajar

Menariknya, filosofi kebermanfaatan tersebut tidak berhenti pada kepemimpinan. Dr. H. Zamakhsyari bin Hasballah Thaib, Lc., M.A. juga menerapkannya dalam kehidupan akademik.

Di tengah kesibukannya sebagai Rektor, ia tetap membaca, menulis, dan melakukan penelitian. Baginya, aktivitas tersebut bukan beban tambahan, melainkan bekal utama seorang pemimpin dalam mengambil keputusan.

Dr. H. Zamakhsyari bin Hasballah Thaib, Lc., M.A. bahkan telah menulis hampir 80 judul buku dan secara konsisten menghasilkan artikel ilmiah setiap tahunnya.

“Kalau seorang pemimpin tidak pernah menulis dan tidak nampak karyanya, bagaimana dia mau mendorong anggotanya untuk menapaki jalan yang sama?” tuturnya.

Bagi Dr. H. Zamakhsyari bin Hasballah Thaib, Lc., M.A., seorang rektor pada dasarnya tetaplah seorang pendidik. Karena itu, kepemimpinan harus dibangun melalui keteladanan.

Ia menyebut kecintaan terhadap ilmu sebagai salah satu energi utama untuk terus belajar. Bahkan, ketika satu hari berlalu tanpa membaca sesuatu yang baru, menulis, atau menemukan pengetahuan yang dapat memberikan nilai tambah bagi orang lain, ia merasa hari tersebut telah berlalu dengan sia-sia.

Pada akhirnya, filosofi Dr. H. Zamakhsyari bin Hasballah Thaib, Lc., M.A. sederhana tetapi mendalam: jabatan akan berakhir, usia akan berhenti, tetapi manfaat dapat terus hidup melalui karya, ilmu, dan keteladanan yang ditinggalkan.

Diposting Oleh:

Dian Nuke

Tags:

Universitas Dharmawangsa

Mengenal SEVIMA

SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform, segera jadwalkan konsultasi di: Kontak Kami

Video Terbaru

Tidak dapat mengambil data RSS.

Mari Diskusi