Unismuh Palu–Pegadaian Bangun Kemitraan Strategis untuk Pengembangan Ekonomi Syariah
16 Okt 2026
16 Okt 2026
SEVIMA – radarsukabumi.com
STIKes Sukabumi memasuki babak baru kepemimpinan periode 2026–2031. Pelantikan Ketua dan jajaran pejabat struktural menjadi momentum untuk memperkuat mutu pendidikan, meningkatkan daya saing lulusan, sekaligus mendorong STIKes Sukabumi menuju institusi pendidikan kesehatan berorientasi internasional.
Pelantikan tersebut turut dihadiri sejumlah mitra dan pemangku kepentingan, di antaranya Direktur RSUD R Syamsudin SH, perwakilan Direktur RSUD Sekarwangi, Dinas Kesehatan Kota dan Kabupaten Sukabumi, serta Kabid Kampus Yayasan Pendidikan Tinggi Kusumah Bangsa Sukabumi.
Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Tinggi Kusumah Bangsa Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., mengatakan kepemimpinan STIKes Sukabumi ke depan menghadapi tantangan yang semakin kompetitif.
Menurutnya, penguatan tidak hanya diperlukan pada kompetensi dosen, tetapi juga pada kualitas dan kesiapan alumni menghadapi dunia kerja.
“STIKes Sukabumi tidak hanya mendidik mahasiswa sampai lulus, tetapi juga harus memikirkan bagaimana alumni bisa terserap di dunia kerja, baik lokal, nasional maupun internasional,” ujarnya.
Ia menilai perkembangan teknologi, informasi dan jejaring menjadi tiga hal penting yang harus diperkuat perguruan tinggi saat ini. Karena itu, kampus perlu beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berubah.
Sejalan dengan arah tersebut, Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi Kusumah Bangsa Sukabumi, Dr. H. M. N. Hanafie Zain, M.Si.
, menyampaikan pihak yayasan tengah mendorong perubahan orientasi pendidikan dari yang sebelumnya lebih berfokus pada pasar lokal menjadi berorientasi internasional.
Salah satu langkah yang disiapkan yakni memberikan pembelajaran bahasa asing kepada mahasiswa STIKes Sukabumi.
Mulai tahun ini, mahasiswa diberikan pilihan untuk mempelajari bahasa Inggris, Jepang atau Jerman. Program tersebut disediakan secara gratis dengan tenaga pengajar dan ruang pembelajaran yang disiapkan oleh yayasan.
“Harapannya mahasiswa lebih percaya diri untuk bekerja di luar negeri. Target kami ke depan memiliki kelas internasional, dengan dosen dan mahasiswa yang terbiasa menggunakan bahasa Inggris,” kata Hanafi.
Menurutnya, peluang kerja bagi tenaga profesional Indonesia di sejumlah negara cukup terbuka. Karena itu, STIKes Sukabumi didorong menyiapkan lulusan yang tidak hanya kompeten untuk bekerja di dalam negeri, tetapi juga mampu bersaing di tingkat internasional.
“Kita ingin menciptakan lulusan yang profesional, baik untuk kebutuhan lokal maupun internasional,” tambahnya.
Ketua STIKes Sukabumi, H. Iwan Permana, SKM., S.Kep., M.Kep., Ph.D, mengatakan arah tersebut sejalan dengan program kerja kepemimpinannya pada periode 2026–2031.
Menurutnya, STIKes Sukabumi tidak ingin hanya berfokus pada proses pendidikan, tetapi juga memastikan lulusan memiliki peluang lebih besar untuk terserap di dunia kerja, termasuk rumah sakit di dalam maupun luar negeri.
Salah satu program yang disiapkan adalah pembinaan bahasa asing secara gratis bagi mahasiswa. Program serupa juga akan diberikan kepada alumni yang memiliki minat bekerja di luar negeri.
“Kami tidak hanya memberikan pembelajaran bahasa asing, tetapi juga pembinaan dan persiapan bagi mereka yang ingin bekerja ke luar negeri,” ungkap Iwan.
Saat ini, STIKes Sukabumi juga telah menyiapkan sekitar 20 kandidat untuk peluang kerja di Kuwait. Para kandidat tersebut tengah mendapatkan pembinaan dan tinggal menunggu kepastian kesempatan kerja dari pihak terkait.
Selain penguatan lulusan, Iwan menargetkan STIKes Sukabumi semakin kuat dalam bidang akademik maupun nonakademik.
Di bidang akademik, penguatan riset dan teknologi kesehatan menjadi salah satu prioritas. Riset tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan karya ilmiah, tetapi juga produk yang dapat dimanfaatkan mahasiswa dan masyarakat.
“Target kami riset tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional melalui kerja sama dengan perguruan tinggi dan mitra di luar negeri,” jelasnya.
Untuk mendukung target tersebut, STIKes Sukabumi telah membentuk tim riset dan inovasi. Tim tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya berbagai produk berbasis riset dan teknologi kesehatan.
Saat ini, sejumlah dosen STIKes Sukabumi juga telah memperoleh hibah penelitian dan menghasilkan produk dari kegiatan riset yang dilakukan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya STIKes Sukabumi memperkuat kapasitas institusi sekaligus menjawab kebutuhan pendidikan kesehatan di era teknologi.
Dengan dukungan yayasan, mitra rumah sakit, pemerintah daerah, serta jejaring perguruan tinggi, STIKes Sukabumi menatap periode kepemimpinan 2026–2031 dengan target yang lebih luas: menghasilkan lulusan kompeten, adaptif, profesional dan mampu bersaing hingga tingkat internasional.
Diposting Oleh:
Nasya Alriani
SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform, segera jadwalkan konsultasi di: Kontak Kami