Kontak Kami

Artikel | Berita

Cetak Pemimpin Masa Depan, MLI School Malang Terapkan Mentalitas Entrepreneurship Sejak Kelas 7

13 Okt 2026

SEVIMA — Di tengah perubahan global yang makin dinamis, tuntutan dunia pendidikan tidak lagi sebatas hafalan teks di lembar soal. Menjawab tantangan tersebut, My Little Island (MLI) School Malang merancang terobosan pembelajaran dengan mengintegrasikan kurikulum Cambridge dan program entrepreneurship mulai jenjang Secondary (kelas 7).

Ketua Yayasan MLI School, Agus Eko Buwono menjelaskan bahwa pembentukan jiwa kepemimpinan dan kewirausahaan idealnya ditekankan sejak dini. Namun, ia menggarisbawahi bahwa program kewirausahaan di MLI School memiliki orientasi yang berbeda dari sekadar mengajari siswa cara berdagang.

“Yang paling utama dibentuk pada anak usia kelas 7 adalah mentality to prepare. Bukan sekadar jiwa dagang, melainkan inisiatif untuk melangkah, keberanian mengambil keputusan, dan kemandirian dalam menghadapi masalah,” kata Agus, dalam Podcast SEVIMA, Senin (12/10/2026).

Pembelajaran di MLI School mengombinasikan standar internasional dengan metode analisis studi kasus (case study). Dalam proses belajar-mengajar, siswa tidak diajak menghafal teori secara kaku, melainkan diajak membedah berbagai contoh kasus nyata di lapangan. Model diskusi interaktif ini membuat siswa terbiasa berpikir kritis, menganalisis situasi melalui pendekatan analisis SWOT, serta merumuskan solusi secara mandiri.

Pendekatan ini dibentuk secara berjenjang. Di tingkat dasar (Primary), sekolah berfokus melahirkan karakter pemimpin. Memasuki tingkat sekolah menengah (Secondary), karakter tersebut diperkuat dengan nilai-nilai kepemimpinan (leadership), sebelum akhirnya dikristalisasi menjadi kemampuan kewirausahaan (entrepreneurship) dan keterampilan abad ke-21.

Agus menceritakan, hasil dari pola pendidikan berbasis mentalitas ini mulai dirasakan langsung oleh para lulusan dan orang tua. Anak-anak didik terbiasa menunjukkan keluwesan saat menghadapi ujian-ujian berstandar internasional, bahkan memiliki rasa percaya diri yang tinggi saat mengutarakan gagasan di depan publik.

“Kami ingin memastikan anak-anak tidak cuma paham informasi, tapi punya keberanian untuk mengesekusi peluang. Ketika ada kesempatan, mereka sudah siap secara mental untuk mengambil keputusan sendiri,” tambah Agus.

Memasuki usia 25 tahun kiprahnya, MLI School terus memperbarui pendekatan pengajaran agar tetap relevan dengan perkembangan zaman. Bagi Agus Eko Buwono, warisan terbaik pendidikan adalah membekali anak didik dengan mentalitas pembelajar sepanjang hayat yang adaptif dan berempati pada sesama.

Diposting Oleh:

Erna SEVIMA

Tags:

pendidikan

Mengenal SEVIMA

SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform, segera jadwalkan konsultasi di: Kontak Kami

Video Terbaru

Membangun Kampus Bermutu dan Mendunia tanpa Meninggalkan Budaya | Rektor Unmas Denpasar

Mari Diskusi