Sambut Hari Santri 2026: Rektor Universitas Islam Jakarta Tekankan Integrasi Sains, AI, dan Akhlak Karakter
22 Okt 2026
Sumber: rri.co.id
SEVIMA — Mahasiswa Universitas Widya Nusantara mengenalkan budaya Sulawesi Tengah melalui produk fesyen yang ditampilkan pada ajang Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo yang digelar di Universitas Jendral Soedirman (Unsoed). Produk tersebut memadukan unsur flora, fauna, dan budaya lokal dalam pakaian serta tote bag.
Peserta Universitas Widya Nusantara, Anissa Anggraini mengatakan, produknya menyasar generasi muda melalui desain yang lebih modern. “Kami membawa unsur budaya Sulawesi Tengah melalui fashion yang dekat dengan Gen Z,” katanya.
Anissa menjelaskan, inovasi tersebut dilatarbelakangi kekhawatiran terhadap budaya lokal yang semakin kurang dikenal. “Beberapa budaya mulai fading dan kurang dikenal oleh Gen Z,” ujarnya.
Ia mengatakan, usahanya sebelumnya masih menyasar lingkungan kampus dan pertemanan melalui pemasaran dari mulut ke mulut. “Awalnya masih di sekitar kampus dan teman-teman, jadi belum terlalu berkembang,” katanya.
Perkembangan usaha meningkat setelah memperoleh pendanaan P2MW dan mengikuti tiga pelatihan. Menurut Anissa, pendanaan dan pelatihan membantu tim mengembangkan usaha serta memperluas strategi pemasaran.
Anissa mengatakan, usahanya kemudian mulai mengembangkan pasar business to business atau B2B. “Kami sudah mendapatkan order lebih dari 1.000 pieces dari universitas,” katanya.
Ia menuturkan, timnya juga berupaya menjadi pemasok pakaian bagi mahasiswa baru. Produk tersebut tetap mempertahankan unsur flora, fauna, dan budaya Sulawesi Tengah.
Menurut Anissa, usaha tersebut tidak hanya berorientasi pada penjualan produk. Ia ingin produknya menjadi media untuk mengenalkan kekayaan budaya Sulawesi Tengah kepada generasi muda.
Anissa menargetkan perluasan pasar menuju sejumlah kota di sekitar Palu. “Kami ingin Symbiosis tidak hanya ada di Palu, tetapi bisa masuk kota sekitar,” katanya.
Ia mengajak mahasiswa memanfaatkan peluang kewirausahaan untuk mengembangkan kemampuan dan menciptakan usaha. Menurutnya, mahasiswa dapat memanfaatkan peluang tersebut untuk menjadi generasi muda yang mandiri.
Diposting Oleh:
Dian Nuke
SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform, segera jadwalkan konsultasi di: Kontak Kami