Kontak Kami

Artikel | Berita

Mengabdi 36 Tahun di Dunia Pendidikan, Irwan Baadilla Ajak Generasi Muda Tak Ragu Jadi Guru

22 Okt 2026

SEVIMA — Di tengah maraknya pilihan karier modern di industri kreatif dan teknologi, minat generasi muda untuk terjun ke dunia pendidikan sering kali menghadapi tantangan persepsi. Menepis keraguan tersebut, Anggota Pimpinan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah sekaligus Dosen FKIP Uhamka, Dr. Irwan Baadilla, M.Pd., membagikan pengalaman pengabdiannya selama 36 tahun sekaligus mengajak anak muda untuk tidak ragu memilih profesi guru.

Dalam perbincangan di Podcast Sevima, Irwan yang telah aktif mengajar sejak tahun 1990 sewaktu menempuh pendidikan di Universitas Halu Oleo Kendari, menegaskan bahwa menjadi guru adalah profesi yang mulia dan mendatangkan keberkahan jangka panjang. Menurutnya, tugas guru memiliki kesamaan dengan pekerjaan para nabi dan rasul dalam menyebarkan kebaikan.

“Jangan segan-segan, silakan mengambil peran menjadi guru karena guru ini adalah pekerjaan dunia dan akhirat. Pekerjaan guru ini hampir mirip dan bahkan sama dengan kerja-kerja para nabi di masanya. Secara materi mungkin terkesan terbatas, tetapi insyaallah pahala dan keberkahannya sangat melimpah,” tutur Irwan, Kamis (22/10/2026).

Ia melengkapi pesannya dengan sebuah perumpamaan klasik yang mendalam. Menjadi guru, menurutnya, ibarat menanam padi di mana rumput akan ikut tumbuh secara alami. Artinya, ketika seseorang berfokus pada pengabdian dan investasi akhirat melalui pendidikan, maka kebutuhan dan kemudahan duniawi pun akan mengikuti dengan sendirinya.

Irwan menceritakan kisah hidupnya sendiri sebagai dorongan motivasi. Mengawali pendidikan tinggi dengan cita-cita menjadi sastrawan hingga akhirnya berkarier di fakultas keguruan, ia membuktikan bahwa menekuni dunia pendidikan membawa kebahagiaan dan makna hidup yang mendalam. Pengalaman mendidik anak-anak di rumah sebagai seorang ayah juga memperkuat keyakinannya bahwa mengajar adalah bagian terpenting dari kewajiban orang dewasa.

Kepada anak muda yang berencana melangkah ke dunia pendidikan, Irwan berpesan agar memandang profesi pendidik sebagai peluang besar untuk berkontribusi nyata bagi bangsa. Guru tidak hanya mengajar di depan kelas, tetapi juga menjadi pembimbing spiritual, moral, dan intelektual bagi masyarakat sekitarnya.

Pengabdian selama lebih dari tiga dekade tersebut menjadi bukti bahwa profesi pendidik menawarkan kepuasan batin yang tak tertandingi, sekaligus menjadi pilar utama dalam membangun peradaban masa depan Indonesia.

Diposting Oleh:

Erna SEVIMA

Tags:

Guru Perguruan Tinggi

Mengenal SEVIMA

SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform, segera jadwalkan konsultasi di: Kontak Kami

Video Terbaru

Membangun Kampus Bermutu dan Mendunia tanpa Meninggalkan Budaya | Rektor Unmas Denpasar

Mari Diskusi